Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya

Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya

Dalam mata pelajaran matematika biasanya pasti kita mendengar kata "Bilangan Bulat", apalagi dikalangan para pelajar. sehingga penting untuk mengetahui apa artinya dan bagaimana menggunakannya.

Pengertian dan contoh-contoh bilangan bulat yang akan admin jabarkan di bawah ini tidak hanya akan membantu teman-teman untuk memahami bilangan bulat saja tetapi juga membuat teman-teman mampu juga bagaimana cara mereka berfungsi  serta memahami perhitungannya.

Pengertian Bilangan Bulat


Banyak definisi yang mengartikan tentang bilangan bulat, diantaranya bilangan bulat adalah gabungan bilangan positif, nol, dan bilangan negatif. Ada juga pengertian bilangan bulat yaitu
merupakan himpunan bilangan yang termasuk didalamnya adalah bilangan cacah, bilangan asli, bilangan prima, bilangan komposit, bilangan nol, bilangan satu, bilangan negatif, bilangan ganjil dan bilangan genap.

Berdasarkan garis bilangan, bilangan bulat akan tampak sebagai berikut :

1. Bilangan bulat negatif terletak disebelah kiri bilangan nol (0) yaitu : (.........-5,-4,-3,-2,-1)
2. Bilangan nol terletak ditengah-tengah antara bilangan bulat negatif dan bilangan bulat positif yaitu : (0)
3. Bilangan bulat positif terletak disebelah kanan bilangan nol yaitu : (1,2,3,4,5,.................)

Bilangan bulat = (..........-5,-4,-3,-2,-1,0,1,2,3,4,5,.............)

Letak bilangan bulat pada garis bilangan akan tampak bahwa semakin kekiri, nilai bilangan semakin kecil. Begitu juga sebaliknya, semakin kekanan maka nilai bilangan semakin besar. Dengan memperhatikan garis  bilangan tersebut, maka kamu dapat membandingkan dua bilangan bulat.

Contoh

Isilah titik-titik dengan tanda lebih besar dari (>) atau lebih kecil dari (<) agar menjadi pernyataan yang benar.
a. 1 ...... 6
b. 2 ...... -5
c. -3 ...... 0

Jawab :

a. 1 terletak disebelah kiri angka 6, maka 1 < 6. Dibaca "satu lebih kecil dari enam".
b. 2 terletak disebelah kanan -5, maka 2 > -5. Dibaca "dua lebih besar dari negatif lima".
c. -3 terletak disebelah kiri angka 0, maka -3 < 0. Dibaca " negatif tiga lebih kecil dari nol".

Operasi Pada Bilangan Bulat

1. Penjumlahan dan Pengurangan

Untuk menghitung hasil penjumlahan pada bilangan bulat, kamu dapat melakukannya secara langsung apabila bilangannya positif semua, sedangkan jika terdapat bilangan negatif pada operasi tersebut maka untuk mempermudah kalian untuk memahami kita ibaratkan jika bilangan bulat positif adalah UANG, dan bilangan bulat negatif adalah UTANG.

Sedangkan untuk operasi pengurangan, ada tambahan ketentuan yaitu apabila operasi pengurangan didepannya terdapat bilangan negatif maka operasinya berubah menjadi penjumlahan dan tandanya berubah positif (terdapat pada contoh f).

Contoh :

a. 2 + 3 = 5  " punya UANG 2 tambah UANG lagi 3, jadi UANGnya 5 "
b. 4 + (-1) = 3  " punya UANG 4 bayar UTANG 1, jadi UANGnya tinggal 3 "
c. -6 + 5 = -1  " punya UTANG 6 bayar UANG 5, jadi UTANGnya tinggal 1 "
d. 7 - 3 = 4  " punya UANG 7 bayar UTANG 3, jadi UANGnya tinggal 4 "
e. -9 - 3 = -12  " punya UTANG 9 UTANG lagi 3, jaadi UTANGnya 12
f. -2 - (-8) = 6 sama saja dengan bentuk -2 + 8 = 6  " punya UTANG 2 bayar UANG 8, jadi UANGnya 6

2. Perkalian dan Pembagian

Hasil perkalian dua bilangan bulat sebagai berikut.

1) + x + = +
2) + x - = -
3) - x + = +
4) - x - = +

Contoh

1. 2 x 3 = 6
2. 4 x (-3) = -12
3. -5 x 2 = -10
4. -6 x (-3) = 18

Hasil Pembagian dua bilangan bulat sebagai berikut.

1) + : + = +
2) + : - = -
3) - : + = +
4) - : - = +

Contoh

1. 6 : 3 = 2
2. 6 : (-3) = -2
3. -6 : 3 = -2
4. -6 : (-3) = 2

Baca juga :

Apa Itu Rasio dan Contohnya 
6 Startegi Belajar Matematika yang Menyenangkan untuk Anak SD

Post a Comment for "Pengertian Bilangan Bulat dan Contohnya"