Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika SD

Pelajaran Matematika SD

Kata "Matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno μάθημα (máthēma), yang memiliki arti pengkajian, pembelajaran, ilmu yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno.

Sementara kata sifatnya adalah μαθηματικός (mathēmatikós), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, μαθηματικὴ τέχνη (mathēmatikḗ tékhnē), di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.

Karena Matematika adalah salah satu ilmu dasar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, maka mata pelajaran ini menjadi salah satu mata pelajaran yang diajarkan sejak tingkat tingkat Sekolah Dasar.

Selain itu, Matematika juga termasuk kedalam Mata pelajaran dalam Kurikulum 2013 SD.

Kemahiran matematika secara baik mesti ditanamkan sejak usia dini agar konsep-konsep dasar matematika ini nantinya bisa diterapkan dengan tepat pada kehidupan sehari-hari. Dengan memakai konsep dasar matematika, seorang anak diharapkan akan mempunyai bekal untuk mengungkap pertumbuhan ilmu dan teknologi yang terus berkembang pesat dewasa ini.

Hakekat Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar

Belajar matematika adalah tentang konsep-konsep dan struktur abstrak yang terdapat dalam pelajaran ini sendiri dan menelusuri sangkut paut antara konsep-konsep dan struktur matematika.

Belajar matematika haruslah melalui proses yang bertahap dari teori yang paling simpel (mudah) hingga ke teori yang lebih pelik (kompleks). Seluruh teori matematika bisa dimengerti dengan baik jika pertama-tama disajikan dalam bentuk konkrit.

Russeffendi (1992) dalam bukunya menyingkapkan bahwa alat peraga adalah
alat untuk menerangkan/ mewujudkan konsep matematika sehingga materi pelajaran yang disajikan gampang untuk dimengerti oleh pelajar.

Salah satu dari Standar Kompetensi Lulusan SD pada mata pelajaran matematika yaitu, memahami konsep bilangan pecahan, perbandingan dalam pemecahan masalah, serta penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari Depdiknas 2006.

Berdasarkan uraian diatas bisa disimpulkan bahwa pemahaman guru tentang hakekat pembelajaran matematika di SD bisa merancang pelaksanaan proses pembelajaran dengan baik yang sesuai dengan perkembanagan kognitif siswa, penggunaan media, metode dan pendekatan yang sesuai pula. Sehingga guru dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif serta terselenggaranya kegiatan pembelajaran yang efektif.

Tujuan Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar

  1. Mempersiapkan siswa supaya cakap dalam menghadapi pergantian keadaan dalam kehidupan lewat latihan bertindak atas dasar pemikiran logis, rasional, kritis, cermat, jujur dan efektif.
  2. Mempersiapkan siswa agar bisa memakai matematika serta pola pikir matematika dalam kehidupan sehari-hari dan dalam mempelajari berbagai ilmu pengetahuan.
  3. Memperbanyak dan mengembangkan kemahiran berhitung dengan bilangan sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Mengembangkan pengetahuan dasar matematika sebagai bekal untuk melanjutkan ke pendidikan menengah.
  5. Membentuk sikap logis, kritis, cermat, kreatif dan disiplin.

Ruang Lingkup Materi Matematika Sekolah Dasar

Mata pelajaran matematika pada satuan pendidikan sekolah dasar meliputi aspek-aspek sebagai berikut: (1) bilangan, (2) geomteri, (3) pengolahan data Depdiknas, 2006. Cakupan bilangan antara lain bilangan dan angka, perhitungan dan perkiraan. Cakupan geometri antara lain bangun dua dimensi, tiga dimensi, tranformasi dan simetri, lokasi dan susunan berkaitan dengan koordinat. Cakupan pengukuran berkaitan dengan petbandingan kuantitas suaru obyek, penggunaan satuan ukuran dan pengukuran.

Lihat Juga Mata Pelajaran SD Lainnya:

Post a Comment for "Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika SD"